Sob, Ini Beberapa Pelajaran Sebelum Membangun Rumah Tangga

membangun rumah tangga

Prolog. Membangun rumah tangga menurut saya sih susah-susah gampang. Kata orang sih kuncinya ada di komunikasi seperti yang pernah saya alami.

Bukan cuma acara perkawinan aja yang wajib disiapkan dalam menyongsong status terkini. Mentalpun pula wajib disiapkan dengan tujuan jadi pendamping terbaik serta sedia membuat kepingan terkini bersama pendamping.

Supaya kalian sedia psikologis dalam mengalami era depan yang telah di depan mata ini, cermati perihal perihal selanjutnya ini ayo!

membangun rumah tangga

1. Mengerti kalau hendak terdapat pergantian di hidup kalian

Ketahuilah kalau mulai besok, kamu tidak hendak bangkit seorang diri lagi serta kalian wajib bangkit lebih pagi buat menyiapkan makan pagi pagi buat si suami. Bukan cuma itu, kalian pula wajib mempersiapkan makan malam buat suami serta makan bersama- sama. Serta kalian pula bukan dapat lagi kembali rumah semau hatimu sebab kalian telah mempunyai suami. Pergantian itu hendak tentu terdapat namun satu perihal yang tentu, pergantian itu merupakan pergantian positif. Persiapkan diri semenjak dini alhasil kamu tidak merasa terkejut serta aneh dikala menjalaninya.

2. Terbukalah, tetapi senantiasa hargai privasi

Dalam suatu rumah tangga, kamu bukan cuma mengalami realitas kalau kamu hendak bermukim bersama tiap hari, tetapi pula kamu hendak mengalami realitas kalau kamu pula hendak mengalami seluruh permasalahan bersama, mulai dari permasalahan finansial, rutinitas, profesi, sampai era depan semacam anak esoknya. Jadi, terbukalah buat menjauhi permasalahan yang hendak tiba di durasi depan. Tetapi, kamu pula wajib silih menghormati pribadi tiap- tiap serta membagikan ruang buat‘ me time’ supaya pendamping kamu senantiasa bisa jadi dirinya sendiri.

Baca Juga :   Inilah 4 Ulama Yang Bisa Menjadi Rujukan Bagi Anda

3. Hargai perbandingan pendapat

Di dalam menjalakan ikatan rumah tangga, kamu hendak menciptakan banyak perbandingan opini, mulai dari corak cat buat kamar, aturan posisi kamar tidur ataupun apalagi ruang pengunjung, sistem menata finansial, ataupun apalagi esok, hal sistem mengurus serta ceria anak. Pahamilah kalau kamu merupakan 2 kepala serta telah sah jadi satu dengan cara hokum serta agama, kamu hendak jadi satu dalam menanggulangi seluruh kasus. Oleh sebab itu, berarti ketetapannya buat menghormati opini pendamping serta memandang perihal dari segi lain buat mencari jalur tengahnya.

4. Bangunlah kesesuaian, perbanyaklah kejutan

Ikatan kamu sepanjang berpacaran bisa jadi hendak terasa berlainan dikala menikah mengenang kalau kamu hendak bersamanya tiap malam serta pagi. Kamu hendak menciptakan sebagian perbandingan kerutinan, oleh sebab itu, kamu wajib lalu membuat kesesuaian antara satu serupa lain mulai dari dini durasi perkawinan alhasil seluruhnya hendak terasa lebih gampang setelah itu harinya.

Tidak hanya membuat kesesuaian, kamu pula wajib senantiasa membagikan kejutan satu serupa lain, kejutan kecil aja telah lumayan semacam membagikan notes romantis tiap pagi atau mengirimkan bunga ke kantor pendamping buat lalu melindungi kemesraan rumah tangga.

5. Senantiasa tunjukan rasa cinta serta piket romantisme

Di dini perkawinan, kalian bisa jadi hendak merasa amat senang dapat bersama tiap durasi dengan pendamping. Tetapi lama- lama, senang itu dapat jadi jenuh sebab kalian bukan merasa memperoleh tantangan lagi mengenang kamu telah silih mempunyai selengkapnya serta dapat bersama sejauh hari. Jadi, harus ketetapannya buat lalu membuktikan rasa cinta serta romantisme betul!

6. Senantiasa melindungi performa serta perilaku

Tidak berarti kamu wajib pembayangan, serta tidak berarti pula wajib beraga sekehendak hati serta tidak hirau berkelakuan serta berperforma di hadapan pendamping. Berupaya buat senantiasa jadi yang terbaik di mata pendamping ialah kunci dalam rumah tangga pula loh. Janganlah hingga sehabis menikah, pendamping kamu justru ilfeel dengan kerutinan kurang baik kamu ataupun menyesal sebab kamu nampak‘ lebih kurang baik dari durasi berpacaran’.

Baca Juga :   Lessons From The King: Pelajaran Kehidupan dari Sang Guru

7. Bagilah durasi antara sahabat serta pasangan

Tidak semerta- merta telah menikah kamu justru lenyap dari peradaban sahabat sealiran. Senantiasa berbicara dengan sahabat bagus pula bukan terdapat salahnya. Sekali- kali membujuk pasanganmu buat hangout serempak sahabat supaya kamu bersama merasa‘ diakui’ serta bisa menjauhi perihal yang tidak di idamkan.

8. Berlatih menjadikannya prioritas

Sehabis berumah tangga, prioritas kamu telah tidak cuma diri sendiri, tetapi, pendamping pula telah jadi prioritas penting. Senantiasa berteman memanglah dianjurkan, tetapi janganlah hingga lebih menghabiskan banyak durasi di luar dibanding bersama dengan pendamping sendiri. Bila kamu dialami oleh akad bersama sahabat serta pula bersama pendamping, yakinkan kamu memprioritaskan pendamping serta mendiskusikannya dengan pendamping, janganlah langsung mengutip ketetapan sendiri. Bisa pula membujuk pasanganmu buat menghabiskan durasi dengan teman- temanmu!

9. Berlatih buat silih percaya

Sehabis kamu telah hidup empat mata, kecemburuan sebab khawatir kehabisan bisa jadi hendak terus menjadi bertambah. Janganlah berupaya buat mencolong durasi buat memeriksa handphonenya, bila memanglah lagi merasa insecure, lebih bagus menanyakannya langsung kepadanya. Ketahuilah pula kalau di luar situ, pasanganmu berjumpa dengan banyak orang. Janganlah langsung meletakkan benak minus, dapat aku orang yang dicurigai itu kliennya serta lagi membahas hal projek bidang usaha terbarunya.

10. Kesampingkan ego

Sehabis menikah, kamu telah sah jadi“ kita”, campakkan jauh- jauh tutur“ saya” sebab kamu saat ini telah jadi satu. Kesampingkan kepribadian abdi buat individu sendiri serta upayakan buat senantiasa mengutamakan kebutuhan bersama.

11. Sediakan diri buat jadi lebih kokoh serta kancap pendirian

Rasanya tak mungkin bila suatu rumah tangga bukan dialami dengan kasus. Kamu wajib lalu membuka mata buat seluruh permasalahan yang bisa jadi terjalin di setelah itu hari. Oleh sebab itu, tanamkan pada diri kamu buat jadi pendamping yang kokoh, kancap pendirian serta kuat supaya kamu senantiasa berupaya menjaga rumah tangga seberat apapun permasalahan yang terjalin.

Baca Juga :   Kuliner Khas Nusantara Nasi Uduk

Apapun yang terjalin, ketahuilah kalau kamu menikah tidak cuma buat sebulan ataupun satu tahun kedepan. Kamu hendak menikah buat sama tua hidup, yakinkan kamu memperjuangkannya serta melaksanakan yang terbaik buat rumah tangga ini.

Tinggalkan Balasan